Langsung ke konten utama

Indonesia Butuh Gubernur-Gubernur Visioner

Dimuat di Palapanews.com :

SETELAH pemilihan serentak 9 desember lalu, desas desus politik ternyata belumlah berakhir. Politik masih tampak panas di awal tahun ini. Hal ini tentu memperlihat bahwa persoalan politik memang merupakan hal panas sekaligus menggiurkan bagi masyarakat Indonesia. Buktinya, meski terbilang masih sangat jauh, desas desus calon gubernur diberbagai daerah sudah mulai bermunculan ke permukaan.
Seperti di daerah ibu kota Jakarta. Saat ini media-media nasional telah mulai memberitakan nama-nama tentang siapa yang pantas memimpin kota multikultural tersebut. Sejauh ini telah muncul beberapa nama yang akan berkompetisi di Pilgub DKI 2017  yakn calon incumbent Basuki Tjahja Purnama atau Ahok, Adhyaksa Dault, Ridwan Kamil dan Risma.
Di daerah Banten juga telah muncul empat nama Bakal calon seperti Dahnil Anzar, Muhamad Mardiono, Lili Romli, dan Tb Ace Hasan Sadzily. Usulan tersebut didasari atas latar belakang masing-masingnya yang dianggap layak untuk masuk dalam bursa Polling Cagub-Cawagub Banten 2017.

Baca selengkapnya disini...



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menulis dan Sepenggal Sajak Kerinduan

Dimuat di Jombloo.co : Menjelang senja, dia kembali datang meneror. Menyusup begitu saja. Menerobos sarang persembunyianku seenaknya. Menelisip di bawah kamar kost tua yang selama ini kuhinggapi. Meraung-raung di belakang punggungku. Memukul dinding-dinding purba di selataran Ciputat yang megah. “Sebagai aktivis, PR-mu tinggal satu,  menulis ”. Aku diam saja. Terpekur di kamar kost yang mampet dan bau. “Kau lihat ini”, Katanya sambil mengacung-acungkan lembaran kertas di depan hidungku. “Aku sudah menulis tentang berbagai hal. Kali ini, sudah 3650 kata, 14 halaman sudah kutorehkan” dan ia melempar-lempar kertas itu ke atas seperti pemain sirkus memainkan empat bola. Aku hanya meliriknya. “Ayolah, akhiri 100 angka ini dengan ciamik. Tunjukkan bahwa memang kau telah melewati segala proses. Demam yang menyerangmu. Kebuntuan yang nyaris membuatmu gila. Masa belum juga sampai pada tahap pencerahan?” Dia terus nyerocos sambil mengepulkan asap dari mulutnya yang sinis. Aku masih...

Memakai Tradisi Masyarakat Islam

dimuat di Rakyat Merdeka : BULAN suci Ramadhan adalah bulan yang sangat penting dalam agama Islam. Yakni bulan di mana kitab suci Al-Quran diturunkan. Bulan Ramadhan disebut bulan penuh rahmat, karena didalamnya umat Islam akan mendapat pahala yang berlimpah sesuai dengan amal perbuatan yang dilakukannya. Maka wajar apabila setiap muslim akan sangat merindukan bulan suci tersebut, termasuk muslim Indonesia. Beragam tradisi umat IslamIndonesia turut mewarnai datangnya bulan penuh ampunan ini. Diantaranya yang terkenal ialah tradisi  padusan, megengan, nyadran  dan  sungkeman . Ini merupakan sebagian kecil dari ragamnya tradisi kita.  Baca selengkapnya disini... http://www.rmol.co/read/2015/06/11/205818/Memakai-Tradisi-Masyarakat-Islam-

Kembali Kepada Gelap

Sudah selesai Senja ku singgahi Saatnya aku bergegas Waktunya pulang kepada gelap Dan menceritakan kehilangan Dalam teguh simpul keikhlasan Dan diantara hujan dan berisiknya kota Masih ada senja abadi Di sanalah kita belajar bahwa hidup tak pernah sempurna Ciputat, 03-03-2016